Cara Membuat Cookies: Bahan, Alat, Metode, Proses, dan Tip

Posted on

Definisi cookie
Buka baca cepat

Biskuit atau biskuit adalah produk kembang gula yang rasanya manis atau asin dan gurih dan sangat digemari oleh berbagai kalangan, tua dan muda. Menurut Lilyana (2003: 2), cookies pertama kali dikenal sebagai biskuit di Perancis. Bis artinya dua dan biskuit artinya direbus, jadi kue yang dimasak dua kali agar tetap kering, renyah dan tahan lama. Istilah yang sama juga digunakan di Inggris. Di Belanda, kue kering disebut Koekjoe, yang artinya kue mangkuk, sedangkan orang Amerika menyebutnya kue. Kue kering bisa menjadi suguhan yang menarik di setiap kesempatan. Cookies sering disajikan saat menjamu tamu, pada hari-hari khusus atau sebagai camilan, karena cookies ini selain berukuran kecil, hangat, renyah dan tinggi lemak, dapat memiliki umur yang panjang selama disimpan dalam wadah kedap udara.

Cara-Membuat-Cookies-Bahan-Alat-Metode-Proses-dan-Tip
Bahan untuk membuat biskuit (biskuit)

Di bawah ini adalah beberapa bahan untuk membuat kue:
1. Bahan dasar

Tepung biru kunci

Tepung terigu yang digunakan dalam pembuatan kue mengandung 8-10% protein yang merupakan tepung yang lembut, memiliki sifat gluten yang rendah dan sangat baik untuk pembuatan kue dan kue kering. Fungsi tepung terigu dalam pembuatan kue adalah untuk menyilang atau membentuk kerangka kue akibat terbentuknya gluten. Penggunaan tepung terigu dengan kandungan protein antara 8-10% dan kurang dari 0,4 abu berasal dari gandum biasa. Di Indonesia tepung ini dikenal sebagai tepung cap kunci biru. Fungsi tepung ini adalah untuk membangun struktur pada kue dan berperan sebagai pengikat bahan yang digunakan pada kue kering. Warna tepung terigu berwarna putih dan bertekstur lembut

Gula

Gula yang biasa digunakan dalam kue kering adalah gula pasir, gula merah, gula bubuk (gula tepung) atau gula merah (gula karamel) yang digunakan untuk mempermanis dan mewarnai kue. Kue yang menggunakan sedikit gula akan menjadi pucat. Menggunakan gula halus dan gula kasar menghasilkan kue yang berbeda. Gula rafinasi memudahkan kita membuatnya karena cepat hancur. Kue yang dihasilkan memiliki tekstur yang halus. Sebaliknya, kue kering dan renyah jika digunakan gula pasir dengan gula pasir.

lemak

Fungsi lemak dalam pembuatan kue adalah sebagai bahan pelembut dan menjaga keawetan kue. Menggunakan lemak sebelum dicampurkan dengan bahan kue lainnya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara mengocok lemak hingga volumenya bertambah dan dengan cara melelehkannya untuk pertama kali. Mentega yang sering dijual adalah merek “Wisjman”, “UBS Roombutter”, “Orchid Butter”, sedangkan margarin yang populer adalah merek “Blue Band” dan “Simas”.

2. Bahan tambahan

Aditif adalah bahan yang biasanya dicampur dengan bahan dasar dan dapat memberikan rasa dan aroma yang khas pada makanan yang dipanggang. Bahan tambahan untuk cookie, seperti yang tercantum dalam kursus Cookie, adalah:

Kelapa yang dulunya berupa serpihan kelapa kering kini sudah banyak tersedia dan siap pakai.
Keju parut, keju parut yang fungsinya untuk menambah rasa pada kue.
Kismis / kismis adalah buah anggur hitam yang dikeringkan. Bentuknya kecil. Aplikasi yang baik adalah kismis, yang kulitnya tebal, bulat, montok, tua dan biru tua. Jika akan digunakan harus diseduh terlebih dahulu dengan air panas selama dua menit, kemudian ditiriskan dan disiapkan untuk digunakan.
Wijen, wijen berukuran kecil, kekuningan seperti madu, ditanam di Turki dan India, digunakan sebagai campuran dan penutup kue. Saat dipanggang, mereka menyebarkan rasa dan aroma kacang panggang. Wijen bisa dibuat dari minyak wijen.

Kacang seperti:

Kacang almond adalah kacang yang rasanya enak, gurih dan halus serta membangkitkan rasa kue. Perawatan kacang-kacangan ini dilakukan dengan cara pencacahan halus atau kasar sesuai kebutuhan.
Kacang tanah, kacang ini mengandung sekitar 40% minyak yang sering digunakan untuk membuat lemak nabati. Karena tidak terlalu mahal, kacang digunakan dalam berbagai macam makanan yang dipanggang.
Kacang mete adalah kacang dengan rasa yang lembut, hangat, dan lezat. Kacang ini berasal dari kacang mete. Perawatan kacang-kacangan ini dilakukan dengan cara pencacahan halus atau kasar sesuai kebutuhan.

Baca lebih lanjut: Garansi adalah

3. Bahan pelengkap

Bahan pelengkap adalah bahan yang melengkapi bahan dasar dan bahan tambahan, sehingga menghasilkan biskuit yang lebih enak dan tahan lama. Seperti yang ditunjukkan di tangan dari kursus cookie tambahan, ini termasuk:
1. Susu bubuk

Susu bubuk adalah susu yang disemprotkan ke dalam bilik panas hingga menjadi butiran halus

 

LIHAT JUGA :

https://teknologia.co.id/
https://butikjersey.co.id/
https://kabarna.id/
https://manjakani.co.id/
https://sewamobilbali.co.id/
https://deevalemon.co.id/
https://cipaganti.co.id/
https://pulauseribumurah.com/
https://pss-sleman.co.id/
https://mitranet.co.id/