Pengertian Ciliata, Reproduksi, Ciri, Klasifikasi, Struktur

Posted on

Definisi ciliates

pengertian-ciliata

Istilah “ciliata” berasal dari bahasa latin cilia, yang berarti “rambut kecil”. Ciliata merupakan protozoa yang memiliki alat gerak berupa rambut getar (silia). Rambut gemetar ini merupakan ciri khas ciliata dan memiliki fungsi yaitu sebagai alat gerak dan juga sebagai alat mencari makan. Ciliata ini merupakan organisme uniseluler (uniseluler) yang artinya tidak berubah.

Saat ini ada sekitar 8.000 spesies ciliata yang bergerak dengan silia ini (rambut goyah), dan kebanyakan dari mereka hidup atau hidup di air tawar. Silia terbagi menjadi dua kelompok berdasarkan persebaran silia yaitu silia hanya pada beberapa sel dan silia yang menutupi seluruh bagian sel. Ciliata ini memakan bakteri dan alga mikroskopis. Ciliata mendapatkan makanannya dengan menggerakkan silia untuk menciptakan efek pusaran air sehingga makanan tersebut kemudian masuk ke tulang belakang.

Ciliata ini memiliki banyak organel khusus, termasuk silia tunggal, struktur mirip rambut pendek di bagian luar tubuhnya. Seperti yang sudah dijelaskan, silia atau silia ini juga menutupi seluruh permukaan tubuh atau hanya terlokalisasi di bagian tubuh tertentu. Dalam genus Paramaecium, silia ini menutupi semua permukaan tubuh.

Sistem koordinasi yang baik di rambut bergetar dan menyebabkan ciliates bergerak cepat, sekitar satu milimeter per detik. Meskipun Paramecium hanya uniseluler (uniseluler), ia dapat atau dapat bereaksi dengan baik terhadap lingkungan. Ketika mereka menghadapi bahan kimia atau penghalang berbahaya, sel dengan cepat mundur, dengan silia bergerak ke arah yang berbeda.

Ciliata adalah predator ulung. Beberapa ciliata ini, termasuk Paramaecium dan Didinium, dapat melumpuhkan mangsanya dengan melepaskan jarum yang disebut trikosista dan menempelkannya ke tubuh mereka. Mangsa kemudian ditempatkan dalam struktur mirip mulut dan kemudian dicerna di vakuola, yang terkadang berfungsi sebagai perut.

Ketika proses pencernaan makanan di ciliata selesai, produk limbah dari metabolisme akan dikeluarkan. Di tubuh ciliata, kelebihan air terakumulasi di vakuola, yang secara berkala berkontraksi untuk mengalirkan cairan melalui lubang yang dikenal sebagai pori anal.

Sifat ciliates

Ciliata atau ciliophora ini memiliki berbagai khasiat atau ciri yang membedakannya dari 3 spesies protozoa lainnya. Di bawah ini merupakan gambaran ciri-ciri orang Chile secara umum, diantaranya sebagai berikut:

  • Bergerak dengan silia atau menggoyangkan rambut Anda.
  • Merupakan organisme uniseluler (uniseluler).
  • Memiliki bentuk tubuh yang kokoh yang tidak akan berubah.
  • Memiliki sifat heterotrofik, artinya mereka hidup dari berburu organisme lain karena tidak dapat menghasilkan makanan sendiri.
  • Umumnya berukuran mikroskopis, tetapi ada juga spesies yang berukuran hingga 3mm sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang.
  • Bentuk tubuhnya bermacam-macam, seperti: B. oval, bel, sandal, corong dan sebagainya.
  • Sebagian besar hidup atau hidup di perairan seperti persawahan, rawa, dan juga lubang air yang kaya bahan organik.
  • Hidup mandiri (kesepian), parasit atau simbiosis di usus vertebrata.
  • Memiliki vakuola kontraktil yang mengatur tekanan osmotik sel (osmoregulasi).
  • Memiliki 2 (dua) jenis nukleus (nukleus) dalam satu sel yaitu makronukleus yang berperan dalam metabolisme serta dalam reproduksi aseksual (vegetatif), dan mikronukleus yang berperan dalam reproduksi seksual (generatif).

Klasifikasi ciliata

Berdasarkan sebaran atau pola sebaran silia (rambut gemetar), silia dibedakan menjadi dua kelompok yaitu silia dengan silia yang tersebar di seluruh permukaan tubuh (misal Coleps, Bursaria, Stentor, Calpoda, Paramaecium dan Prorodon) dan Ciliates dengan silia terlokalisasi atau hanya di bagian tubuh tertentu (misalnya Didinium, Stylonichia, Acineto dan Vorticela). Untuk lebih jelasnya silahkan simak gambar berikut ini.

Sedangkan ciliata dibagi menjadi empat (empat) kelompok tergantung gaya hidupnya yaitu Suctoria, Peritrichia, Holotricha dan Spirotichia. Berikut penjelasan dari masing-masing kelompok ciliate.

  • Holotrichia, ini adalah kelompok ciliata yang berenang dengan sangat bebas, contohnya di Paramaecium dan Didinium.
  • Suctoria, ini adalah kelompok ciliata yang memiliki tentakel dan biasanya juga menempel pada substrat, seperti Vorticella.
  • Peritrichia, yaitu kelompok ciliata yang hidup berkoloni dan biasanya berbentuk seperti bola atau lonjong, misalnya seperti Nyctoterus ovalis.
  • Spirotrichia, ini adalah kelompok ciliata yang memiliki bentuk seperti terompet dan hidup di perairan tawar yang tidak banyak bergerak seperti Stentor dan Euplotes.

Jenis ciliata (Filum ciliophora)

1. Paramecium

Jenis ciliata yang memiliki ujung depan dan belakang tumpul ini diruncingkan sehingga terlihat seperti sepatu atau sandal.

2. Vorticella

Jenis ciliata ini berbentuk seperti lonceng dan memiliki batang yang panjang dengan bentuk lurus atau spiral dengan silia di sekitar mulut. Hidupnya di air tawar, menempel pada batang, yang kontraktil dan juga berkurang. Makanan tersebut terdiri dari bakteri atau bahkan sisa-sisa bahan organik, yang sekaligus bisa melalui bukaan mulut.

3. Didinium

Jenis ciliata ini adalah predator di ekosistem perairan, yaitu predator pramecium

4. Bingkai tenter

Ciliata jenis ini memiliki bentuk seperti terompet dan mengendap di tegakan atau mengalir air tawar. Makanan hewan ini adalah ciliate yang ukurannya lebih kecil.

5. Balantidium Coli

Jenis ciliata yang terbesar di usus merupakan yang terbesar dan juga satu-satunya kelompok ciliata manusia yang bersifat patogen dan juga menyebabkan balantidiasis (ciliate dysentri). Ciliata jenis ini dapat ditemukan di daerah tropis atau subtropis

Metode reproduksi ciliata

Ciliata ini dapat atau dapat berkembang biak dengan dua cara yaitu melalui hubungan seks (perkawinan) yaitu melalui konjugasi, dan juga secara aseksual (belum kawin) melalui pemisahan biner transversal. Konjugasi pada ciliata ini tidak dapat menghasilkan sel anak baru, tetapi begitu ini terjadi, sel membelah dan menghasilkan empat sel anak yang sangat identik dan dapat bertahan lebih baik bahkan dalam situasi lingkungan yang merugikan.

Perpecahan biner menjadi ciliates dapat dilihat ketika sel membelah menjadi 2, setelah itu menjadi 4, 8, dan seterusnya. Pembelahan ini dimulai dengan pembelahan inti mikro dan kemudian diikuti oleh pembelahan makronukleus. Setelah mengganti membran plasma, 2 sel anak kemudian dibentuk dari ini. Anda perlu tahu bahwa setiap sel anak identik dan alat sel lainnya juga memiliki dua inti dan sitoplasma.

Struktur tubuh ciliata (Filum Ciliophora)

Struktur tubuh ciliata meliputi:

  • Bentuk tubuhnya lonjong, secara umum juga simetris, kecuali ciliata primitif yang simetris radial.
  • Tubuhnya ditutupi dengan perikel, yang merupakan lapisan luar yang terdiri dari sitoplasma padat
  • Tubuh juga ditutupi dengan silia, yaitu silia somatik yang membungkus semua tubuh utama
  • Ia tidak memiliki struktur khusus untuk pertukaran dan sekresi udara
  • Memiliki 2 (dua) jenis inti sel (nukleus) yaitu makronukleus dan mikronukleus. Makronukleus juga disebut otak
  • Ciliata memiliki fungsi vegetatif, sedangkan mikronukleus ini memiliki fungsi reproduksi dan genital
  • Ciliata primitif ini memiliki mulut terbuka atau sistoma dan bagian yang pendek dan juga dikenal sebagai sitofaring. Mulut ada di depan (anterior), tetapi kebanyakan silia, bagian ini digantikan oleh belakang (posterior).
  • Mulut terdapat 2 (dua) jenis yaitu bukaan selaput gelombang yang terhubung dalam garis panjang. Persis seperti mulut membran yang berbentuk deretan pendek merupakan hasil fusi silia sehingga menyatu dan membentuk piringan.
  • Fungsi silia yang terdapat di mulut silia adalah untuk mensirkulasi dan mendorong makanan ke dalam sitofaring.
  • Memiliki mitokondria, yaitu sebagai sumber energi saat melakukan gerakan atau kelainan
  • Memiliki kerongkongan yang dikenal sebagai sitofaring esofagus dan vakuola makanan (usus).
  • Memiliki vakuola kontraktil atau ginjal
  • Memiliki otot atau disebut juga myonemes
  • Memiliki anus, disebut juga sitopige

Peran ciliate dalam hidup

Sama seperti Rhizopoda, organisme yang termasuk dalam golongan Ciliate juga memiliki berbagai peran yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup, baik merugikan maupun menguntungkan. Berikut ini adalah beberapa contoh organisme ciliata, di antaranya:

  • Peran ciliata yang menguntungkan: didinium, ini menyerupai ceret dengan batang, yang berperan sebagai predator di air tawar
  • Peran ciliata yang tidak diinginkan: Ini adalah balantidium coli, parasit yang hidup di usus manusia yang dapat menyebabkan sakit perut dan juga menyebabkan diare berdarah.

Sekian, terima kasih telah membaca tentang pengertian ciliata, sifat, tipe, klasifikasi, struktur, reproduksi, dan peran. Semoga apa yang dijelaskan semoga bermanfaat untuk anda.

Sumber :