7 Sinetron Indonesia Ini Dituduh Plagiat Drama Korea

Posted on

7 Sinetron Indonesia Ini Dituduh Plagiat di Drama Korea

sinetron-plagiat-drama-korea

Pernahkah Anda menonton sinetron? Atau malah kamu penggemar setia sinetron? Ya! Program serial drama Indonesia ini sepertinya tidak pernah habis untuk diperbincangkan.

Namun, keberadaannya penuh kontroversi. Mulai dari plot cerita yang absurd dan terlalu vulgar, bahkan yang terbaru adalah tuduhan bahwa beberapa sinetron menjiplak konsep drama Korea.

Lantas, apakah tuduhan tersebut benar? Daripada berspekulasi, kita akan mengikuti daftar sinetron Indonesia yang dituding menjiplak drama Korea.
Sinetron Indonesia dituduh menjiplak drama Korea

Bagi kamu penggemar setia drama korea terbaik dan terbaru, beberapa judul sinetron di bawah ini pasti sudah tidak asing lagi. Ini beneran plagiat ya? Mari kita cari tahu bersama!

1. Kamu yang Datang dari Bintang – Cintaku dari Bintang Lain

Sejak tayang perdana di RCTI pada tahun 2014, sinetron Kau Yang Dari Bintang mendapat banyak kritikan dari para penggemar drakor dan penikmat film.

Hal ini terjadi karena konsep dan ide ceritanya jelas-jelas menjiplak drama berjudul My Love from Another Star. Padahal, sinetron tersebut hanya bertahan 2 bulan setelah drakornya selesai tayang di stasiun SBS.

Yang terjadi adalah SBS menuntut SinemArt sebagai rumah produksi untuk menghentikan sinetron tersebut. Setelah perdebatan panjang, akhirnya sinetron tersebut diturunkan.

2. Cinta Remaja – Gadis Sassy Chun Hyang

Ketika Sassy Girl Chun Hyang dirilis pada tahun 2005, banyak yang menyukai ide dan konsep ceritanya. Hal ini pula yang menginspirasi MD Entertainment untuk mengadaptasinya ke dalam versi bahasa Indonesia.

Alhasil, sebuah sinetron dirilis dengan judul Cinta Remaja. Meski judulnya terlihat berbeda, namun ide dan jalan ceritanya sangat mirip, geng.

Secara garis besar, keduanya adalah tentang dua orang yang awalnya saling membenci, tetapi mereka terjebak dalam hubungan pernikahan karena kesalahpahaman.

3. Benci Mengatakan Cinta – Princess Hours

Jika masih ingat bagaimana boomingnya drama Princess Hours di tahun 2006, pasti juga ingat saat Sinemart membuat “pertandingannya” yang berjudul Benci Mengucapkan Cinta di tahun yang sama.

Keduanya juga memiliki jalan cerita yang mirip, yaitu kisah seorang gadis miskin yang menikah dengan pria kaya.

Bedanya, jika di Princess Hours, ide dan konsep ceritanya bertema keluarga kerajaan, sedangkan di Hate Says Love, keluarga adalah konglomerat kaya.

4. Cinta Cena Cenut – Anak Laki-Laki Di Atas Bunga

Meski sering disebut sebagai drama Korea yang dilebih-lebihkan, Boys Over Flowers yang rilis pada tahun 2009 lalu tetap digandrungi oleh para penggemarnya.

Saking boomingnya drama ini di Indonesia, tak heran jika SinemArt (lagi-lagi) “mengadaptasi” plotnya menjadi lebih “Indonesia” dengan judul Cinta Cenat Cenut.

Apalagi sinetron ini diperankan oleh boyband SM*SH yang saat itu sedang hits. Jadi ya wajar kalau judulnya disesuaikan dengan lagu hits mereka.

5. Kisah Cinta SMA – Hai! Sekolah: Love On

Hai! School: Love On merupakan drama hits yang sempat populer pada tahun 2014. Drama Korea tentang sekolah ini menceritakan tentang kehidupan siswa yang dilanda masalah cinta.

Di tahun yang sama, High School Love Story versi Indonesia dirilis dan dibintangi oleh sederet aktor baru, seperti Febby Rastanty, Rizky Nazar, dan Fero Meskipunndau.

Uniknya, selain Cinta Di SMA, sinetron ini ternyata juga “mengadaptasi” cerita dari beberapa drakor lainnya, seperti Heartstrings dan Who Are You: School 2015.

6. Malaikat Pelindung – Goblin

Siapa yang tidak kenal dengan drama Korea Goblin? Drama terbaik yang dibintangi oleh Gong Yoo ini berhasil menarik perhatian masyarakat karena menampilkan plot cerita dan akting yang bagus.

Nah, rupanya kesempatan ini dimanfaatkan oleh MD Entertainment untuk “mengadaptasi” cerita Goblin ke dalam versi bahasa Indonesia. Sayangnya, banyak penolakan dari para penggemar drakor, terutama yang menuduh MD Entertainment tidak kreatif.

Awalnya, tim produksi acuh tak acuh. Namun karena semakin maraknya gelombang protes yang muncul, MD Entertainment memutuskan untuk sementara menggelar sinetron ini.

7. Pagi dan Bintang – Warisan Cemerlang

Kejora dan Bintang adalah sinetron produksi SinemArt yang tayang di RCTI dari tahun 2009 hingga 2010. Nah, banyak yang menduga bahwa ide dan konsep ceritanya sangat mirip dengan Brilliant Legacy.

Selain itu, Brilliant Legacy ditayangkan pada awal 2009. Episode pertama berkisar pada karakter yang salah menaruh koper.

Selain itu, pada episode-episode selanjutnya banyak muncul kesamaan, terutama dari segi struktur keluarga. Wow!

Sumber :